Peninggalan sejarah islam di indonesia

Posted: Januari 17, 2013 in Uncategorized
Tag:

Peninggalan-peninggalan sejarah Islam di Indonesia, antara lain dalam
bentuk masjid, keraton, nisan, kaligrafi, dan karya sastra.

Masjid

Peninggalan sejarah Islam di Indonesia yang berupa masjid adalah seperti
berikut:

/- Masjid Demak/

Masjid ini merupakan satu-satunya peninggalan Kerajaan Islam Demak. Masjid ini didirikan para wali pada masa pemerintahan Raden Patah. Bentuk atap bangunan masjid ini seperti meru. Contohnya wntilan di Bali dan joglo di Jawa. Meskipun masjid ini telah mengalami pemugaran, tetapi tidak mengubah baangunan dan bentuk aslinya. Masjid ini terletak di tengah kota Demak sekarang dan masih dalam keadaan utuh, sehingga masih dapat dipergunakan sebagai pusat ibadah.

/- Masjid Indrapura Aceh/

Masjid ini di bangun pada masa pemerintahan Kerajaan Islam Aceh. Dilihat dari bentuk atapnya, seni arsiteknya merupakan hasil perpaduan kebudayaan Islam dengan kebudayaan Hindu di Sumatera.

/- Masjid di Aceh/

Masjid ini merupakan peninggalan kerajaan Islam di Aceh. Bentuk atapnya bersusun dan menyerupai pura Hindu. Kenyataan ini memeberikan gambaran bahwa Islam disebarkan dengan cara damai yaitu dengan memadukan kebudayaan Islam dengan kebudayaan setempat.

/- Masjid Sunan Ampel/
Masjid ini dibangun pada masa kehidupan Sunan Ampel terletak di Ampeldhenta, Surabaya. Di sinilah Sunan Ampel memberikan pendidikan agama kepada para santrinya.

/- Masjid Kudus/

Masjid ini dibangun pada masa kehidupan Sunan Kudus. Bangunan menara dan pagar masjid ini menyerupai bangunan candi Hindu. Ada beberapa pendapat mengenai asal-usul bentuk menara yang menyerupai candi Hindu ini. Ada pendapat yang mengatakan, bangunan ini dikerjakan oleh arsitek Islam yang sebelumnya telah menguasai arsitek bangunan Hindu. Ahli kebudayaan memandang, baangunan tersebut sebagai hasil perpaduan kebudayaan Islam dengan kebudayaan sebelumnya dan dengan sengaja dibentuk semacam itu.
Tahun pembuatan Masjid Kudus ini kemudian ditetapkan sebagai “Hari jadi kota Kudus”.

Keraton

Peninggalan sejarah Islam di Indonesia yang berupa keraton adalah seperti berikut ini.

/- Keraton Kaibon (Banten)/

Keraton ini merupakan peninggalan kerajaan Islam di Banten. Kerajaan Islam Banten didirikan oleh Faletehan setelah memisahkan diri dari Demak abad ke-16. Peninggalan ini masih dapat kita saksikan, karena masih dalam keadaan utuh.

/- Keraton Kasepuhan Cirebon/

Keraton Kasepuhan Cirebon ini merupakan peninggalan sejarah Kerajaan Islam Cirebon. Kerajaan ini pecah menjadi dua, yaitu kasepuhan dan Kanoman. Keraton Kasepuhan ini juga masih dapat dilihat, karena
bangunannya masih berdiri tegar.

Makam

Peninggalan sejarah Islam yang berupa makam adalah seperti berikut:

/- Makam Maulana Malik Ibrahim di Gresik

/Maulaana Malik Ibrahim adalah wali pertama di Jawa dan berasal dari negara asing. Ada beberapa pendapat mengenai asal mula Maulana Malik Ibrahim. Ada yang berpendapat dari Persia, sehingga mendapat sebutan “Maulana Maghribi” yang berarti “Ulama dari Barat”. Pendapat lain
menyebutkan bahwa Maulana Malik Ibrahim berasal dari daerah Maghribi Maroko, Afrika Utara.

Makam Maulana Malik Ibrahim yang berciri khas Islam ini berpahatkan huruf Arab dapat dijumpai di daerah Gresik. Jawa Timur.

/- Makam Islam di Tallo/

Makam ini merupakan peninggalan sejarah Islam di Makasar dan diperkirakan dibangun pada tahun 1616 M. Makam Islam ini sebagai bukti bahwa sejak awal abad 17 Islam telah berkembang di Tallo, Sulawesi Selatan.

/- Makam Sunan Bayat di Klaten/

Bantuk gapura makam Sunan Bayat seperti bangunan candi Hindu, sehingga oleh masyarakat disebut Candi Bentar. Dari bangunan ini dapat kita simpulkan bahwa kebudayaan Islam banyak berpadu dengan kebudayaan pra-Islam.

/- Nisan pasa Kuburan Raja Islam/

Batu nisan ini memberikan ptunjuk bahwa raja-raja nusantara memeluk agama Islam sejak awal berkembangnya Islam di Indonesia.

Peninggalan-peninggalan lain

Peninggalan lain yang merupakan peninggalan sejarah Islam adalah seperti
berikut ini.

/- Benteng/

Benteng dibangun pada masa pemerintahan Kerajaan Islam di Banten yang merupakan bagian pertahanan Banten dalam menghadapi serangan musuh.

/- Meriam/

Meriam Ki Amuk merupakan senjata andalan Banten yang telah beberapa kali dipergunakan dalam pertempuran dalam pertempuran melawan musuh. Menurut beberapa sumber sejarah, meriam ini dibuat oleh Kerajaan Banten sendiri dengan mendatangkan para ahli meriam dari Turki.


/-Kesustraan/

Hasil kesustraan peninggalan sejarah Islam berisi ajaran khusus seperti tasawuf atau budi pekerti yang baik, maupun filsafat kemasyarakatan. Kesustraan ini juga ditulis dalam beberapa bentuk. Bentuk kesustraan
tersebut seperti berikut ini.

/- Suluk/

Suluk adalah kitab-kitab yang berisi tentang ajaran tasawuf. Beberapa suluk yang terkenal antara lain Suluk Sukarsa, Suluk Wujil, dan Suluk Malang Sumirang.

/- Syair/

Beberapa karya sastra syair peninggalan sejaran Islam Indonesia karya Hamzah Fansuri antara lain Syair Perahu dan Syair si Burung Pingai.

Hikayat

Beberapa hikayat peninggalan sejarah Islam Indonesia, adalah:

- Hikayat Amir Hamzah
- Hikayat Bayan Budiman
- Hikayat Bakhtiar
- Hikayat Raja-raja Pasai
- Hikayat Jauhar Manikam
- Hikayat Hang Tuah

Babad

Babad adalah cerita sejarah yang biasanya lebih bersifat cerita dari pada nilai sejarahnya. Karya-karya babad yang kita temukan antara lain:

- Sejarah Negeri Kedah
- Sejerah Melayu (Salawat Usalatin)
- Babad Tanah Jawi
- Babad Gianti
- Babad Banten
- Babad Sejarah Raja-raja Riau

Kitab Ajaran Budi Pekerti

Kitab-kitab ajaran Budi Pekerti antara lain.
- Nitisruti
- Nitisastra
- Astabrata

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s